SURGE
DEFINIS1 SURGE Ada beberapa definisi mengenai surge.
• Seorang engineer perancang compressor
mendefinisikan surge (disebut juga stall) sebagai ” inlet volume flow rate terendah yang membuat pressure head turun disebabkan oleh disipasi turbulent dari velocity head dari gas yang meninggalkan impeler. Jika flow terbatas terus masuk ke compressor, velocity akan naik dan compressor akan pulih dari kondisi stall. Hal ini akan menaikan pressure head dan tidak lagi menyebabkan kondisi stall atau surge”.
• Seorang control engineer mendefinisikan surge sebagai ” suatu pulsasi cepat pad a flow dan discharge pressure , yang menimbulkan , pembalikan dengan frekwensi cepat pada axial thrust dari compressor shaft”.
• Seorang compressor operator akan mendefinisikan surge sebagai “bunyi bising” yang keras dari compressor, dentaman berturut turut dari check valve, kenaikan yang besar dari discharge temperature, pulsasi cepat dari flow dan discharge pressure, dan akhirnya mesin shutdown , secara manual atau otomatis karena vibrasi atau, high discharge temperature.
APA YANG MENYEBABKAN SURGE.

Surge adalah suatu kondisi pulsasi tidak stabil dapat terjadi selama operasi dari setiap compressor centrifugal atau axial ketika mencapai suction flow limit, disebabkan oleh operasi yang tidak proper, atau kondisi proses yang tidak stabil. Contoh tipikal dari surge terjadi ketika flow rate dtkecilkan oleh adanya restriksi pada compressor inlet atau discharge system. Jika flow dikecilkan sampai ke titik dimana compressor discharge pressure lebih rendah dari line pressure, surge terjadi. Hal ini menyebabkan pembalikan flow sejenak yang menurunkan discharge line pressure. Dengan penurunan discharge line pressure, flow naik lagi, discharge line pressure naik lagi, dan stkius
berulang lagi. Oleh karena itu , kita dapat mendefinisikan surge sebagai ” Suatu phenomena aerodinamis disebabkan oleh ketidak-mampuan compressor impeller untuk menghasilkan head (pressure rise) untuk mengatasi ratio yang ditimpakan terhadapnya. Dengan kata lain , surge adalah “kondisi dimana head (pressure rise) yang dihasiikan compressor lebih rendah dari head pada sistim downstream”.

Seperti terlihat pada gambar -1 di daerah surge , karakteristik head-flow dari compressor sebenarnya reversed slope, menyebabkan karakteristik negative-resistance. Seperti ilustrasi di gambar -2, jika flow dikurangi dibawah titik “C” , discharge pressure jatuh , menyebabkan flow dan pressure terus turun sampai titik “D” dimana pembalikan flow sementara terjadi, dan pressure proses downtream mulai jatuh. Hal ini menyebabkan kebutuhan untuk lebih banyak flow dan compressor operating point
Jika tidak ada control action , surge akan merusak compressor. Ini bisa berakibat shaft bengkok , retak atau casing pecah , dan merusakan bearing dan impeller. Biaya yang terpakai untuk memperbaiki
compressor dan kerugian produksi sangat tinggi, oleh karena itu, usaha melindungi compressor dengan cara yang sangat effisien adalah hal yang bijaksana.

Beberapa kondisi yang menurunkan flow di compressor atau menaikkan head requirement membuat compressor lebih mudah terkena surge adalah:
• Inlet screens tersumbat; ha! ini menaikan ratio sementara menurunkan suction throughput.
• Kondisi flow downstream menurunkan pemakaian menyebabkan discharge pressure naik.
• Bypass valve tidak cukup atau tersumbat.
• Kebocoran internal.
• Impeller passage tersumbat.
• Specific gravity gas yang berbeda.
Contoh dari penurunan flow source termasuk:

• Bypass valve atau piping nya kekecilan.
• Bypass line injection melawan process gas karena-nya mengurangi gas flow.
• Internal seals rusak menyebabkab interstage’ gas sirkulasi.
• Benda asing menyumbat impeller passage menyempitkan flow area.
• Check valve yang salah pasang atau gagai berfungsi pada compressor series atau parallel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here