PNEUMATIC START SYSTEM

LESSON TERMINAL OBJECTIVE

Mengenali cara kerja dari pneumatic start system.

LESSON ENABLING OBJECTIVE

· Menjelaskan fungsi dari pneumatic start system.

· Mengenali lokasi komponen pada gambar dari pneumatic start system dengan benar.

· Menjelaskan fungsi dari komponen pneumatic start system.

· Menjelaskan urutan yang benar bagaimana cara kerja dari pneumatic start system.

SYSTEM FUNCTION

Start system ( Gambar 4-1) memberikan rotational drive kepada engine untuk mendapatkan accelerasi agar mencapai operating speed.

Note

Pada bagian belakang dari subject ini ada sebuah schematic diagram yang dilipat untuk digunakan sebagai reference.

Gambar 4 – . Pneumatic Start System

SYSTEM COMPONENTS

AIR / GAS STRAINER ( OPTION )

Penyaringan awal dari supply pneumatic dilakukan oleh fuel strainer yaitu 40-mesh screen ( ram kawat ) yang bersatu dengan rumahnya berbentuk Y dari cast steel dan dilengkapi dengan plug untuk mengeluarkan kotoran yang dipasang dibagian bawah.

STARTER MOTOR SHUTOFF VALVE

Pneumatic actuated shutoff valve ( Gambar 4-2 ) mengontrol gas atau udara dari suplly line menuju ke 2 starter motor. Single shutoff valve bekerja untuk 2 starter motor dalam posisi normally closed karena tekanan spring.

Gambar 4 – 2. Starter Motor Supply Shutoff Valve Diagram

PILOT FILTER

Pilot filter mempunyai penyaringan nominal 10 micron dan dapat diganti 25 micron yang absolute element. Filter dipasang pada upstream dari pressure control valve yang terletak pada gas fuel system.

PILOT RELIEF VALVE

Jika terjadi kelebihan tekanan pada manifold block relief valve pada gas fuel system, maka akan membuka dan mengeluarkan kelebihan tekanan gas tersebut ke atmosphere.

SOLENOID VALVES

Sebuah two-way solenoid valve dengan input nominal 24 VDC. Jika voltage dialirkan ke solenoid valve ( keadaan energized ), valve akan terbuka dan port pilot gas ke starter shutoff valve.

Hal ini akan meyebabkan shutoff valve terbuka dan high pressure gas ( 165 – 200 psig ) akan memutarkan 2 buah pneumatic starter motor.

Jika solenoid valve de-energized, pilot gas yang terjebak ( trap ) akan dibuang (vented) dan internal spring akan kembali menekan shutoff valve ke posisi menutup.

Gambar 4 – 3. Solenoid Valve Diagram

LUBRICATOR

Sebuah lubricator dipasang pada supply line starter motor untuk melumasi vane blade motor. Lubricator dapat diatur seberapa banyak oil yang dikeluarkan untuk pelumasan, misalnya 120 drops per minute, pada RPM 2000. Oil di reservoir lubricator secara otomatis selalu penuh sama levelnya dengan level oil tank. Check valve dipasang untuk mencegah aliran balik ke tanki oil.

START MOTORS

Kedua starter motor, vane type, dioperasikan secara pneumatic ( Gambar 4-4 ), duduk pada adapter starter housing yang dipasang pada accessory drive assembly. Torque yang dihasilkan oleh kedua starter motor tersebut pada 30% engine speed adalah ± 220 pound-feet pada 185 psig inlet pressure.

Gambar 4 – 4. Pneumatic Starter Motor and Gear

STARTER ADAPTER ( VANE TYPE )

Sebuah adapter housing ( Gambar 4 – 5 ), dipasang pada bagian muka dari accessory drive assembly, adalah tempat duduknya kedua pneumatic starter motor tsb.

Housing juga melindungi kedua starter motor pinion gear. Intermediate gear diputar oleh kedua starter pinion tersebut dengan perantara sprag clutch, bearing dan shaft assembly.

Gambar 4 – 5. Starter Adapter Housing Gears and Clutch Assembly

SPRAG CLUTCH ASSEMBLY

Clutch assembly dilengkapi dengan overrunning sprag clutch, bearing dan intermediate gear yang duduk pada shaft. Clutch dan bearing dipasang pada bagian dalam shaft yang berbentuk yoke yang juga bagian dari reduction drive assembly.

Gambar 4 – 6 Sprag Clutch Assembly

SYSTEM FUNCTION DESCRIPTION

Start system membutuhkan inlet supply sebanyak 2.600 scfm gas bersih yang sudah melalui filter atau 165 sampai 200 psig pressure. Setiap kali start memerlukan pneumatic supply sebanyak 2.100 scfm

Jika engine start pertama kali, pilot pressure membuka shutoff valve. Supply pressure masuk ke shutoff valve dan lubricator menuju starter motor dan kemudian motor mulai berputar.

Pinion gear dari starter memutar intermediate gear dan memberikan starter rotation melalui shaft dan sprag clutch.

Shaft memutar inner race dari sprag clutch, dan kemudian mengunci outer race; starter torque diteruskan melalui outer race untuk memutar engine .

Sesudah terjadi combustion ( pembakaran ) speed engine akan naik, engine sudah mulai memutar gear train. Jika speed gear train melebihi speed starter motor maka akan terjadi over run yang menyebabkan sprag clutch akan lepas dan clutch akan bebas berputar.

Jika speed engine sudah mencapai 60%, supply pressure ke starter motor shutoff dan motor akan berhenti berputar.

Gambar 4 – 7. Pneumatic Start System Schematic

STUDENT ACTIVITY

  1. Sebutkan fungsi starter system. ________________________________ ________________________________ ________________________________ ________________________________ ________________________________ ________________________________</code></pre></li>Identifikasi lokasi dari komponen dengan mencocokkan huruf dengan gambar dibawah ini. _____ pilot valves _____ strainer _____ inlet line _____ lubricator _____ exhaust lines _____ starter motor _____ adapter housing _____ motor shutoff</code></pre></li>

NOTES

ANSWER KEY

  1. Start system memberikan rotational drive ke engine untuk memberikan fasilitas accelerasi bagi turbine untuk mencapai operating speed
  2. F KG D B A E C</code></pre></li>a. Lubricator dari starter motor atomize lubricating oil ke starter motor.

b. Jika start system pilot valve (L335, L335-1) energized, akan menyebabkan starter motor shutofff valve membuka

c. Starter motor akan memutar engine hingga mencapai 60 % speed dimana pada batas tersebut starter system akan berhenti

  1. · Pilot solenoid actuate

· Starter motor shutoff valve membuka

· Gas di supply ke lubricator

· Oil dan Gas di supply ke starter motor

        ·          Starter motor berputar

· Starter clutch engage gear train

· Pada 60% speed starter motor shutoff valve menutup

        ·          Starter motor stop

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here