Engine compresor discharge pressure ( tapped off bearing support housing ) diarahkan ke fuel control valve dan masuk kedalam melalui 3 loader valve diaphragm. Loader valves akan merasakan engine compresor discharge pressure dan me-regulate fuel pressure pada bagian atas dari main poppet valve diaphragm agar memberikan fuel secara teratur.

Pada static condition, sebelum engine start, loader valve No.1 membuka, loader valve No.2 menutup dan loader valve No.3 membuka penuh.

Ketika engine start dan accelerasi, engine compressor discharge pressure naik dan mencapai  15 % speed plus 10 second yang terjadi adalah loader valve No.1 mengontrol gas presure diatas main poppet valve diaphragm dengan loader valve No.2 tertutup dan loader valve No.3 membuka penuh. Tekanan ini memaksa main poppet valve untuk terbuka sampai gas pressure control memberikan balance dengan engine compressor discharge pressure. Kejadian ini adalah sebuah progresive nature.

Pada saat compressor discharge pressure naik, juga terjadi peningkatan fuel supply fuel pada engine. Pada  50% speed, loader valve NO.1 menutup penuh dan loader valve No.2 mengambil alih kontrol dengan loader valve No. 3 masih membuka.

Pada  75% speed, loader valve No.2 membuka penuh dan loader valve No.3 sedang series dengan loader valve No.2 mengambil alih kontrol. Loader valve No.1 menutup penuh.

Table 7-1 Gas Fuel Control Valve Fuel Schedule Values

Fuel Pressure
Delta P


Gambar 7- 6. Fuel Control Valve Schedule

ELECTRO HYDRAULIC SERVO ACTUATOR

Servo actuator mengalirkan fuel sesuai dengan yang dibutuhkan untuk menjaga engine speed dan temperature. Electrical control memberikan signal kepada hydraulic untuk menggerakan piston untuk retract atau extend agar mensupply fuel sesuai dengan kebutuhan.

Ada dua tipe actuator yang biasa dipakai, high pressure dan low pressure servoactuator.

High pressure servoactuator membutukan  500 psig oil pressure untuk meng-operasikan-nya. Pressure ini di-supply oleh servo actuator oil pump yang diputar oleh engine.

Low pressure servoactuator operate pada 55 psig oil pressure, didapatkan dari main oil system. Fungsi dari kedua unit tersebut kurang lebih sama.

Selama ignition, actuator energized oleh naiknya electrical control signal dari ram generator, dimulai saat torch dinyalakan. Actuator retract perlahan lahan membuka throttle valve dan memperkaya campuran fuel / air sampai pembakaran dari torch merambat perlahan lahan, hal ini untuk mencegah pembakaran tiba-tiba dan meletup.

Jika temperature turbine mencapai 350F, control dari servo actuator ditransfer ke main fuel actuator control dan menggerakan throttle valve kedepan agar membuka maksimum.

Selama normal operation, signal dari control main fuel actuator menyebabkan piston actuator untuk retract atau extend mengalirkan fuel sesuai yang dibutuhkan untuk menjaga speed engine dan temperature.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here